Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan evaluasi kurikulum secara komprehensif yang dilaksanakan pada 24 Oktober 2025 di Purwakarta. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan industri, serta tuntutan dunia kerja yang dinamis.

Dalam proses evaluasi tersebut, Prodi Ekonomi Syariah menghadirkan masukan dan saran dari APSESI sebagai mitra strategis dalam pengembangan akademik. Masukan tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua APSESI, Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si.
Dalam paparannya, Dr. Binti Nur Asiyah menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri keuangan syariah yang terus berkembang. Ia juga mendorong agar program studi lebih adaptif terhadap perubahan, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi digital serta memperkuat kompetensi praktis mahasiswa.
“Kurikulum harus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap terjun langsung ke dunia kerja dengan keterampilan yang relevan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan mata kuliah berbasis praktik dan studi kasus, peningkatan kolaborasi dengan industri dan lembaga keuangan syariah, serta penyesuaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) agar selaras dengan standar nasional dan kebutuhan global.
Kegiatan evaluasi ini mendapatkan respons positif dari seluruh civitas akademika Prodi Ekonomi Syariah. Diharapkan, hasil evaluasi serta masukan yang diberikan dapat menjadi landasan dalam penyempurnaan kurikulum yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Melalui sinergi antara Prodi Ekonomi Syariah dan APSESI, diharapkan kualitas pendidikan ekonomi syariah di Indonesia semakin meningkat serta mampu menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

