Pekanbaru, 11 Oktober 2024 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lancang Kuning bersama Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sultan Syarif Kasim Riau menyelenggarakan kegiatan benchmarking dengan tema “Sharing Informasi Akreditasi” di Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam berbagi pengalaman dan penguatan langkah menuju akreditasi unggul. Fakultas Syariah dan Hukum diwakili oleh Prodi Ekonomi Syariah melakukan benchmarking pada Prodi Akuntansi Universitas Lancang Kuning yang memperoleh Akreditasi Unggul LAMEMBA.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 11 Oktober 2024 di FEB Unilak dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, serta tim penjaminan mutu dari kedua institusi. Dalam agenda ini, dibahas berbagai strategi untuk mencapai 9 kriteria akreditasi unggul, tidak hanya memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), tetapi juga melampaui standar yang telah ditetapkan dalam rencana strategis (Renstra). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan standar internal yang lebih tinggi, misalnya dari 24 standar yang ditetapkan menjadi 36 standar sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu.
Selain itu, pentingnya kegiatan internasional juga menjadi sorotan utama. Institusi didorong untuk secara konsisten menyelenggarakan maupun mengikuti kegiatan berskala internasional. Partisipasi mahasiswa dalam konferensi internasional menjadi salah satu indikator penting, karena keikutsertaan tersebut sudah termasuk dalam kategori kegiatan internasional.

Namun demikian, forum ini juga menyoroti bahwa keikutsertaan dalam konferensi internasional saja belum cukup untuk mencapai predikat unggul. Disampaikan bahwa terdapat perguruan tinggi yang telah aktif mengikuti konferensi internasional namun masih memperoleh predikat “Baik Sekali”. Hal ini disebabkan belum adanya capaian prestasi seperti Best Paper dalam kegiatan tersebut. Oleh karena itu, kualitas partisipasi menjadi faktor penting, bukan sekadar kuantitas keikutsertaan.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa konferensi internasional yang diakui minimal harus melibatkan peserta dari dua negara, sehingga benar-benar mencerminkan kegiatan bertaraf global.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan II FSH UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. H. Mawardi, M.Si., serta Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Muhammad Nurwahid, M.Ag. dan Sekretaris Program Studi Ekonomi Syariah Syamsurizal, S.E., M.Sc., Ak., CA.. Hadir pula dosen Ekonomi Syariah Sultan Syarif Kasim Riau, yakni Dr. Jonnius, S.E., M.M., Zilal Afwa AJidin, S.E., M.A., serta Basir, S.H., M.H..
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih komprehensif terkait strategi pencapaian akreditasi unggul, sekaligus memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang berdaya saing global

